Wednesday, September 14, 2011

Puisi


Tersenyum Sementara
oleh : anas fajar
bersemangat ku melihat selembar info
bersemangat pula ku ikuti selembar info

walau ironis saat itu
takada uang disaku, takada bekal ku genggam takalah limpahan harta dalam hati
hemm,,tuk melihat senyum manis adik kecil

berat memang
disaat nol kemampuan mengelabui pikiran
tapi niat takan tergoyahkan
dan tersadar
bahwa jernih pikiran mempengaruhi tindakan

tiba saat memperlihatkan
apakah karya membuat mata terpejam?

senyum kecil pun tersimpul
disaat kerabat dan teman dekat memberikan dukungan
entah dari segi mana mereka menilai
berharap hatinya yang bicara
dan biarkan kepuasan hatiku mendengar

ketidaksesuaian memang ada di awal
mereka yang tidak mengikuti proses
seperti biasa hanya bisa protes

dengan tanpa solusi yang pantas

tak lama karya info pun digantikan
dari sebuah kerumunan
yang samar maksud dan tujuan

ku harap adik kecil tetap tersenyum
walaupun hatiku merasa terpurung
tak hanya sebab karya kusam itu
tapi dengan ketidak berpendiriannya dan ketidak kokohannya
yang tega yang rela
melihat jati diri keluar dari orang lain
semakin payah semakin rendah
dihadapan orang tanpa kebisaan

tabaik begitu banyak omong
tabaik begitu banyak berfikir
sempurna bila tergabung keduanya
bergerak bersama setumpuk hikmah

No comments:

Post a Comment